INDONESIAPOLITIK –  Berita Teknologi Ajang pameran CES 2017 ternyata juga dimanfaatkan oleh New Balance yang kali ini menggandeng Intel untuk menghadirkan smartwatch. Produk hasil kerjasama kedua perusahaan ini bernama RunIQ, dimana platform yang digunakan adalah Android Wear. Seperti namanya, smartwatch ini dirancang khusus bagi para pelari.

Smartwatch New Balance RunIQ sendiri menggunakan prosesor Intel Z34XX yang dikhususkan untuk perangkat wearable dan untuk display menggunakan panel AMOLED seluas 1.39 inci. Terdapat juga memori sebesar 4GB dan kapasitas RAM sebesar 512MB.

Untuk fitur-fiturnya, di bagian belakang wearable ini terdapat optical heart-rate monitor dan sudah mendukung fitur GPS. Sementara untuk baterai diklaim dapat bertahan hingga 1 hari dalam sekali pengisian dan 5 jam jika menjalankan heart rate monitor dan GPS secara penuh.

Layaknya smartwatch pada umumnya, RunIQ juga dapat menerima notifikasi dari smartphone yang dapat dihubungkan melalui WiFi atau Bluetooth. Tak ketinggalan, Intel dan New Balance juga menghadirkan fitur sosial dan pemutar musik Google Play Music untuk smartwatch ini. Menariknya, bagi sesama pengguna smartwatch RunIQ ini, mereka dapat saling berkomunikasi satu sama lain dengan New Balace Global Run Club by Strava,

Baca Selengkapnya : Cara Memasang Taruhan Bola di Situs Bola

dan bisa juga berbagi rute lari favorit kepada pengguna lain.

Berita Teknologi Kerjasama Intel dan New Balance

Smartwatch ini tersedia dalam pilihan warna hitam dan abu-abu,

dimana New Balance RunIQ dibanderol seharga $299.99 atau setara dengan Rp3,9 jutaan. Untuk pre-order sendiri telah dibuka sejak tanggal 5 Januari 2017 dan,

mulai dijual di toko New Balance atau online pada tanggal 1 Februari 2017.

Sumber : beritateknologi.com

Berita Teknologi

INDONESIAPOLITIK – Berita Teknologi Maraknya berita dan kiriman yang bersifat hoax atau palsu, nampaknya bakal menjadi PR bagi Mark Zuckerberg. Kita tahu, penyebaran berita palsu kini masif beredar pada jejaring sosial yang eksis sejak tahun 2008 ini. Mark Zuckerberg sendiri sampai angkat bicara mengenai peredaran berita hoax pada jejaring sosial miliknya.

amun pekerjaan berat lainnya ternyata menanti Mark, karena ada beberapa negara yang gerah dengan merebaknya berita palsu pada media sosial Facebook. Seperti yang dilansir dari VR-Zone, pemerintah Jerman pun akhirnya juga angkat bicara mengenai peredaran berita hoax di jejaring sosial Facebook.

Kabarnya pemerintah Jerman bakal melakukan gugatan pada Facebook atas berita palsu yang disebarkan. Tak tanggung-tanggung, mereka (pemerintah Jerman) bakal memberikan denda pada Facebook sebanyak 500.000 Euro pada setiap berita hoax yang tersebar.

Baca Selengkapnya : Mari Belajar Bermain Capsa Susun

Melalui Thomas Oppermann, selaku kepala parlemen dari Partai Sosial Demokrat mengatakan bahwa, akan ada undang-undang baru, yang memberikan waktu selama 24 jam kepada Facebook untuk menghapus kiriman atau berita palsu. Jika tidak segera dihapus, maka pemerintah Jerman akan menjatuhkan denda sebesar 500.000 Euro atau sekitar 7,1 miliar Rupiah.

Berita Teknologi Pemerintah Jerman Siap Jatuhkan Denda Pada Facebook

Laporan dari Heat Street juga mengatakan bahwa pada undang-undang terbaru yang diberlakukan oleh pemerintah Jerman tersebut memberi kesempatan pada masing-masing individu untuk setiap berita yang disinyalir palsu alias hoax. Bahkan juga meminta Facebook untuk membangun kantor perwakilan pada masing-masing negara, agar proses pengaduan ini berjalan dengan lancar.

Sayangnya hingga kini Facebook masih belum memberikan tanggapan apapun mengenai gugatan yang diajukan oleh pemerintah Jerman. Sepertinya banyak PR yang harus diselesaikan Facebook pada tahun 2017 ini ya?

Sumber : beritateknologi.com

INDONESIAPOLITIK  – Berita Teknologi Kegagalan produk pada telepon seluler Samsung Galaxy seri Note ternyata tidak membuat Samsung menghapuskan seri Note dari daftar produknya.

Sebuah rumor terbaru di awal tahun 2017 menyatakan bahwa penghilangan seri nama Note tidak akan pernah terjadi setelah serangkaian insiden kebakaran ponsel menimpa puluhan konsumennya.

Kemarin, seorang pejabat Samsung dari sektor elektronik menyatakan bahwa perusahaannya akan meluncurkan ponsel Galaxy S8 dan S8 Edge sekitar bulan April. Selain seri Galaxy S8, Samsung juga akan memperkenalkan Samsung Galaxy Note 8 di semester kedua 2017.

”Sebelum laporan pengguna beredar mengenai ledakan dan kebakaran ponsel saat pengisian daya, Galaxy Note 7 sangatlah populer,”

kata salah seorang pejabat Samsung Electornics seperti dilansir melalui Phonearena.com, Rabu 4 Januari 2017.

Baca Selengkapnya : Cara Bermain Bandar Ceme

Ia menyatakan melihat pasar ponsel Phablet yang dikembangkan oleh Samsung Electronics semakin bertumbuh,

perusahaan akan kembali merilis seri ponsel Galaxy Note di tahun ini.

Selain pernyataan dari pihak internal Samsung sendiri, informasi mengenai kehadiran ponsel seri Note juga disampaikan oleh seseorang dari perusahaan mitra Samsung. Wakil dari perusahaan mitra Samsung ini menjelaskan mengenai fitur baru yang direncanakan untuk Galaxy Note 8.

Berita Teknologi Samsung Luncurkan Note Baru di 2017

”Samsung akan memperkenalkan display dengan resolusi 2K pada Galaxy S8,

juga Samsung akan menggunakan layar beresolusi layar 4K di Galaxy Note 8 untuk mewujudkan peningkatan fungsi pada Virtual Reality (VR),”

kata wakil perusahaan mitra Samsung. Ia mengaku mendengar bahwa kemampuan layar yang tinggi ini akan terhubung dengan aksesoris Gear VR yang baru.

Terlepas dari kemampuan layar 4K dan peningkatan fungsi pada VR,

perangkat Galaxy Note terbaru juga akan menawarkan fitur terbaru stylus S Pen dan Bixby,

asisten pribadi yang berkerja dengan teknologi kepintaran buatan pada ponsel Galaxy S8.

Samsung Electronics juga merencanakan untuk meluncurkan hasil investigasi mengenai kebakaran ponsel Galaxy Note 7 di akhir Januari 2017. Jadi Harap di tunggu ke hadiran Galaxy Note Terbaru dan sistem perangkat baru.

Sumber : tempo.co

INDONESIAPOLITIK – Berita Teknologi PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) Area Sumatera menargetkan dapat menyambungkan teknologi 4G di seluruh kabupaten dan kota yang ada di pulau itu pada 2017.

Vice President Sales and Marketing Area Sumatera Telkomsel Erwin Tanjung mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai persiapan untuk memberikan layanan 4G di seluruh daerah di Sumatera.

“Kami mengikuti lifestyle yang ada sekarang di mana terjadi peralihan ke penggunaan broadband. Untuk menunjang peralihan pelanggan itu, kami support dari berbagai aspek, baik konten maupun teknologi 4G,”

kata Erwin dalam acara press conference Telkomsel Vaganza di Palembang, Senin, 26 Desember 2016.

Berdasarkan catatan Telkomsel, saat ini, baru 50 persen dari jumlah kabupaten dan kota yang ada di Sumatera terlayani teknologi 4G.

Menurut Erwin, secara infrastruktur, penyediaan teknologi 4G bukanlah hal sulit karena tidak perlu memasang BTS baru.

“Kami hanya butuh tempat yang tepat untuk meng-install 4G.

Teknologi ini tidak perlu pasang BTS baru,” ujarnya.

Erwin mengemukakan, sebetulnya pekerjaan utama yang perlu dipastikan operator seluler terkait dengan perluasancoverage 4G adalah penetrasi pelanggan.

Berita Teknologi Telkomsel Targetkan Layanan 4G

Erwin menilai pihaknya harus mengoptimalkan migrasi atau peralihan pelanggan dari 2G ke 4G yang menyangkut kebiasaan pelanggan. “Menggeser pelanggan dari teknologi 2G itu tidak gampang. Buat apa pasang 4G kalau pelanggannya tidak ada,” ujarnya.

Baca selengkapnya : Agen togel online

Sementara Telkomsel Region Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) mencatat jumlah pelanggan data di wilayah itu mencapai 6 juta atau baru 40 persen dari total pelanggan Telkomsel di Sumbagsel yang mencapai 15 juta pelanggan.

GM ICT Operation Region Sumbagsel Yogi R. Bahar mengatakan, saat ini terdapat lebih dari 10 ribu BTS di wilayah Sumbagsel yang 30 persennya merupakan BTS 3G/4G.

“Kami targetkan pemasangan teknologi 4G di 2.000 BTS bisa terealisasi pada semester I 2017 sebagai upaya menyambungkan 4G di seluruh kabupaten dan kota di Sumbagsel,” ujarnya.

Sumber : tempo.co